Puisi Si Kalah

Tak mengapa kalah
Itu tak salah
Malah
Penting sesekali kalah

Biar kau hirup aroma pilu
Kau jilati tetesan darah dan keringatmu
Kau kecapi air matamu

Nikmati itu sampai dirimu serasa tak bernyawa
Karena
Di kabisat berikutnya
Terkam dan telan "kalah" itu
Lumat dia bagian demi bagian
Pelan-pelan
Hingga kau puas

You Might Also Like

0 komentar