Data Iklan Capres Jadi Peta Afiliasi Pasangan Capres

Suasana FGD Pemantauan Iklan Capres 2014 di Bambu Resto, Makassar.
Sumber : Pribadi
Makassar - Situs Iklancapres.org sebagai website yang memuat data belanja kedua pasangan capres. Tidak hanya sebatas gudang data belaka. Website ini secara tidak langsung juga menggambarkan secara jelas peta afiliasi dari masing-masing pasangan capres.

"Data pada situs ini (iklancapres.org) dapat digunakan untuk membaca afiliasi dari masing-masing pasangan capres 2014. Dalam hal ini, berupa afiliasi pasangan capres terhadap media," ujar Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Alem Febri Sonni saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pemantauan Iklan Capres 2014 Kerja sama SatuDunia dan Jurnal Celebes. Dengan tema "Menarik Pembelajaran dari Program Pemantauan Iklan Capres 2014" bertempat di Bambu Resto, Senin (18/08/2014).


Iklancapres.org dibuat untuk mendukung upaya transparasi anggaran kampanye capres, terutama dalam pengawasan belanja iklan setiap capres di media massa. Hal ini selaras dengan isu keadilan informasi yang menjadi focus utama SatuDunia.

Pemantauan iklan ini dilakukan oleh SatuDunia bekerja sama dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal seperti, Jurnal Celebes, Walhi Jawa Timur, Walhi Kalimantan Selatan, dan HAPSARI. Pemantauan berlangsung di 5 kota: Medan, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar. Ada 3 model belanja iklan yang diteliti. Yakni; televisi, koran, dan radio.

Menurut Sonni, Jika diperhatikan secara seksama. Untuk kota Makassar sendiri, belanja iklan salah satu pasangan capres menunjukkan nominal yang sangat besar pada koran tertentu.

Dengan demikian, kata Sonni, Besarnya belanja iklan pada media cetak tersebut dapat dikatakan karena aspek kepemilikan media itu terhadap kepentingan politik yang sangat tinggi.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat di kota Makassar, Komisi Informasi Sulsel, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulsel, dan beberapa media lokal.

You Might Also Like

0 komentar