Dugaan Sementara Terhadap Pria (Yang Ditemui)

Sumber : lekatlekitgurl.blogspot.com
Begitukah dirimu, pria?

Kami, perempuan selalu dipuja kamu namun tak jarang juga menjadi objek eksploitasi
Kami terkadang pula betul-betul merasakan cinta pada mu pun juga kamu bisa merasakannya pada kami
Kami punya pilihan menjadi objek atau subjek dalam hubungan kamu dan kami



Kamu memuji kami
Bahkan terkesan memuja kami
Kamu mencurahkan segenap kata manis, rayuan gombal yang mungkin murahan tapi entah mengapa terdengar indah meski utopis
Kami tahu tapi tetap saja senang bahkan tidak sedikit dari kami yang percaya dengan godaan itu

Kamu pandai memainkan emosi kami dalam setiap kondisi yang berbeda
Terkadang tampak jelas begitu besar keprihatinan yang kau tebarkan
Kadang pula kamu jadi begitu angkuh dan dingin di hadapan kami

Dalam setiap awal pertemuan kamu akan memperlihatkan ke-diri-an mu
Sekuat mungkin memberi bekas goresan indah pada pertemuan itu dengan berbagai cara
Langsung merayu kami atau
Mencari kesamaan frekuensi agar komunikasi di antara kamu dan kami atau
Berbicara seenaknya dan menilai kami atau
Bersikap cuek, dingin, dan berantakan di hadapan kami

Jika pertemuan itu berhasil meninggalkan tanda
Kamu tak henti sampai di situ
Gerakan berikutnya memperdalam bekas tanda itu
Ini seperti hendak memotong batang pohon besar, sekali membuat tanda dan kapak akan bersarang di bekas itu terus-menerus hingga luka pohon cukup menumbangkannya

Setelah berhasil mendapatkan perhatian, perasaan, bahkan hati kami
Pergerakanmu tidak juga berhenti

Terkadang ke-otoriter-anmu terus membimbingmu membuat kami tetap terkekang menjadikan mu begitu berkuasa dalam kisah asmara kamu dan kami
Kadang pula ke-otoriter-an kami yang menidas kamu, dengan kemanjaan, sedikit kelicikan atau memang kecerdasan kami membuat kamu mau melakukan apa saja agar kami bahagia
Pilihan terbijak di antara kamu dan kami adalah melalui kehidupan ini sebagai teman hidup dengan sistem partner hingga tidak ada satu di antara kita yang menguasai yang lainnya
Kami tahu bahwa kamulah yang akan memimpin kami, kami sadar itu



You Might Also Like

0 komentar